Selasa, 17 Januari 2012

Pelaku Pembajakan Ancam Bocorkan Kode Software Antivirus

Suasana kerja Pusat Operasional Keamanan Symantec


KOMPAS.com Setelah seorang hacker asal Mumbai, India, membajak kode penyusun (source code) software antivirus Norton, kini ia mengancam akan merilis source code lengkap software antivirus yang dikembangkan oleh perusahaan Symantec tersebut.

Hacker yang menggunakan nama Yama Tough itu, menulis dalam akun Twitter-nya, "Hari Selasa (17/1/2012) nanti saya akan membocorkan sepenuhnya source code milik Norton Antivirus sebesar 1,7 GB src, sisanya akan menyusul," tulis Yama Tough, Minggu (15/1/2012).

Dalam keterangan biografi akun Twitter @YamaTough, tertera kalimat: Anonymous Avengers of Indian Independence Frontier.

Pekan lalu, Yama Tough sudah merilis beberapa source code dari produk Symantec, dan juga cache email mereka.Yama Tough mengaku, semua data tersebut diambil dari server pemerintah India.

Rob Rachwald, direktur strategi keamanan di vendor keamanan Imperva memprediksi, Symantec memang menyerahkan source code kepada pemerintah India. Alasannya, agar pihak pemerintah yakin bahwa mereka tidak dimatai-matai.

"Kita tidak tahu berapa banyak yang telah dicuri, apakah itu source code atau bukan. Tetapi yang perlu ditekankan adalah, kelompok hacker ini berpotensi untuk mengakses informasi penting yang berhubungan dengan produk antivirus Symantec," kata Rachwald.

Awal Januari 2012, juru bicara Symantec mengatakan bahwa apa yang dipublikasikan oleh hacker tersebut bukan source code. "Kami sudah melakukan investigasi dan menemukan bahwa yang mereka bajak dan publikasikan bukan source code," sebut pernyataan itu.

Juru bicara Symantec melanjutkan, dokumen ini menjelaskan bagaimana perangkat lunak bekerja, bukan source code yang sesungguhnya."Itu hanya dokumen lama tertanggal 28 April 1999, yang mendefinisikan Application Programming Interface (API) untuk Definition Generation Service," ungkapnya.

Sebelumnya, Symantec sudah mengakui bahwa kelompok hacker India bernama Lord of Dharmaraja, yang salah satu anggotanya adalah Yama Tough, berhasil membajak produk antivirus Symantec Endpoint Protection 11.0 dan Symantec Antivirus 10.2.

Antivirus tersebut tergolong tua, karena sudah digunakan selama 5 tahun lebih. Kendati demikian, pengguna dari kedua antivirus ini masih terbilang banyak, terutama dari kalangan korporasi.

Meksipun Symantec mengklaim bahwa data yang dibajak peretas sudah tua, tetapi apa yang dilakukan hacker ini menimbulkan kekhawatiran. Mereka ditakutkan sudah memahami sistem keamanan Symantec sehingga mampu mengatasinya.

Symantec pun disebut-sebut perlu membuat perubahan besar untuk teknologi antivirus mereka. Di sisi lain, kompetitor Symantec dinilai akan diuntungkan dengan kebocoran source code ini.

Sumber :
Reuters, Computer World

Ini Dia 7 Ponsel Pilihan untuk Putar Musik

Samsung Galaxy S II

KOMPAS.com — Ponsel tidak hanya digunakan untuk menelepon atau mengirim pesan singkat (SMS), tetapi juga dapat digunakan sebagai pemutar musik dari lagu-lagu kesayangan.

Namun, ponsel atau smarpthone mana yang mampu menyajikan kualitas musik yang terbaik, termasuk dalam hal kualitas audio di ponsel, kapasitas penyimpanan, media pemutaran, maupun sumber pengunduhan lagunya.

Berikut ini tujuh ponsel yang layak Anda pertimbangkan bila ingin mendapatkan kualitas musik terbaik (bukan diurutkan berdasarkan kualitas).

1. Samsung Galaxy S II
Prosesor: 1,2 GHz Dual Core
Memori: 16 GB internal, MicroSD hingga 32 GB

Ponsel ini memiliki kemampuan pemutar media yang andal, baik dalam hal kapasitas media penyimpanan maupun antarmuka pemutar musiknya. Suaranya dibekali teknologi virtual 5.1 yang mampu meningkatkan kualitas audio dari musik yang sedang kita dengar.

Untuk menyesuaikan selera musik, pengguna bisa mengatur equalizer, termasuk widget menu yang memudahkan pengguna mengontrol audionya.

2. iPhone 4S
Prosesor: 1 GHz Apple A5
Memori: 16 GB-64 GB, kapasitas memori tidak bisa ditambah

Jajaran ponsel iPhone memiliki sejarah sebagai ponsel pemutar musik terbaik yang didasarkan pada perangkat iPod. Hal itu disebabkan oleh kapasitas media penyimpanan lagu hingga 64 GB, sinkronisasi iTunes. dan kualitas musik yang sudah tidak diragukan. Terlebih lagi dengan dukungan App Store yang bisa melakukan streaming audio atau radio internet, hingga fitur podcast.

3. HTC Sensation XL
Prosesor: 1,5 GHz Single Core
Memori: 16 GB internal, tidak tersedia slot tambahan

Ponsel ini menjadi salah satu ponsel musik dengan layar yang lebih lebar dan media penyimpanan yang cukup. Ponsel ini merupakan perangkat pertama yang digabungkan dengan perangkat audio, Beats, yang memberikan kualitas audio cemerlang.

Kualitas musik dari lagu yang berjenis MP3 dan AAC memiliki audio yang lebih nendang dibandingkan hanya digunakan sebagai ponsel biasa. Kualitas audionya tersebut banyak dibantu oleh sistem audio Beats yang telah dibenamkan di ponsel. Namun jika fitur audio tersebut dimatikan, maka kualitas audionya menjadi standar.

Jika Anda sedang mencari ponsel yang memiliki kualitas suara terbaik, maka ponsel ini bisa menjadi pilihan.

4. Nokia Lumia 800
Prosesor: 1.4 GHz MSM8255 Snapdragon
Memori: 16 GB internal, MicroSD hingga 32 GB

Di sisi kualitas ponsel, Nokia cenderung menurun dalam menawarkan ponsel-ponsel terbaiknya. Bagaimanapun juga, Nokia Lumia 800 ini menjadi langkah baru bagi vendor asal Finlandia tersebut, di tengah gempuran ponsel Apple dan Android.

Masalahnya, Anda harus membeli ponsel ini sekaligus dengan sepasang headphone-nya. Dengan alat itu, Anda baru bisa menikmati musik di perangkat ini dengan lebih baik. Terlebih lagi dengan dukungan sistem operasi Windows Phone yang memungkinkan banyak fitur aplikasi yang bisa diunduh di dalamnya.

5. Motorola RAZR
Prosesor: 1,2 GHz Dual Core
Memori : 16 GB internal, microSD hingga 32 GB

Salah satu kelebihan ponsel ini adalah kemampuan pemutar medianya. Pemutar musiknya bisa disatukan antara audio dan videonya. Ponsel ini juga menawarkan portable media player yang menawan.

Namun, kualitas audionya akan sangat tergantung dari perangkat headphone yang dipakai. Jika memakai headphone yang murah, maka kualitasnya juga murahan, begitu juga sebaliknya.

Secara umum, ponsel ini memiliki kualitas antarmuka pencarian lagu yang bagus, tetapi harus disesuaikan dengan kualitas headphone-nya.

6. Sony Ericsson Mix Walkman
Prosesor: 800 MHz
Memori: 100 MB internal, microSD hingga 32 GB

Ponsel seri Walkman ini sudah menjadi fokus merek Sony Ericsson di ponsel musik. Sebenarnya banyak fitur menarik di ponsel ini, tetapi yang paling menawan adalah pemutar musiknya.

Meski hanya dibekali media penyimpanan internal sebesar 100 MB, pengguna bisa menambahkan memori tambahan hingga 32 GB. Aplikasi pemutarnya terbilang sederhana, tetapi lumayan efektif untuk mendengarkan musik kesayangan.

Kualitas suaranya menawan, apalagi dengan pengaturan pilihan basnya. Harga yang dibanderol pun cukup terjangkau sehingga ponsel ini layak menjadi ponsel musik pilihan.

7. Blackberry Curve 9360
Prosesor: 800 MHz
Memori: 512 MB internal, microSD hingga 32 GB

Semua tahu bahwa BlackBerry lebih banyak digunakan untuk ngobrol dengan BBM-nya atau push e-mail. Namun, ternyata ponsel ini juga menyimpan potensi sebagai salah satu ponsel pemutar musik terbaik di jajarannya.

Ponsel ini juga memiliki layanan khusus dari RIM tentang musik, yaitu BB Musik Service, yang memungkinkan pengguna membagi lagu kepada semua temannya dan bisa mengetahui lagu yang diputar oleh teman, melalui layanan BlackBerry Messenger.

Sumber :

Kembali ke Index Topik Pilihan Windows 8 Bisa Gunakan 400.000 Aplikasi Android

Tampilan Start Screen / Menu Windows 8


KOMPAS.com - Aplikasi-aplikasi Android bagai madu yang menarik perhatian para lebah. Setelah RIM menyebutkan akan ada aplikasi Android di BlackBerry Playbook, kali ini "lebah" baru Windows 8 pun akan bisa menjalankan aplikasi Android.

Namun, yang menyematkan aplikasi Android di Windows 8 bukanlah resmi dari Microsoft, tetapi dari pihak ketiga. Adalah aplikasi BlueStack yang memungkinkan perangkat baik PC, laptop maupun tablet berbasis Windows 8 dapat menjalankan ribuan aplikasi dari Android Market.

Dalam ajang pameran elektronik Consumer Electronics Show 2012 di Las Vegas, pihak BlueStacks telah mengumumkan bahwa mereka akan membuat semacam App Player yang mampu menjalankan semua aplikasi Android pada perangkat dengan Windows 8, pada tahun 2012 ini.
CEO BlueStacks Rosen Sharma, memuji kecantikan tampilan antarmuka Metro User Interface (Metro UI) yang digunakan dalam Windows 8. Meski begitu, Sharma menilai jumlah aplikasi di Windows 8 masih sangat minim, mengingat Windows 8 tidak hanya diperuntukan untuk komputer saja, tetapi juga untuk smartphone dan tablet.

Atas dasar itulah BlueStacks membuat App Player Android ini yang bertujuan mengisi kekurangan aplikasi dalam Windows 8. Ini berarti akan ada 400.000 lebih aplikasi Android yang dapat dijalankan di Windows 8.

App player tersebut akan terintegrasi dengan Metro UI bergaya tile, sehingga aplikasi Android terlihat menyatu pada platform Microsoft.
BlueStacks menjanjikan App Player ini akan tersedia dalam bentuk beta pada Februari 2012. Sementara tanggal peluncuran versi finalnya belum ditentukan, namun disebutkan paling lama pertengahan tahun 2012.
Tahun lalu, BlueStacks telah merilis aplikasi bernama Apps-on-PC yang memungkinkan ribuan aplikasi Android dapat diakses melalui personal computer (PC) berbasis Windows.

Nvidia Tunjukkan Tegra 3 Siap untuk Tablet Windows 8


CEO Nvidia Jen-Hsun Huang


KOMPAS.com - CEO Nvidia, Jen-Hsun Huang memamerkan tablet dengan prosesor Tegra 3 yang dapat menjalankan sistem operasi (OS) Windows 8. Tablet yang dipamerkan ini menggunakan chip termutakhir buatan Nvidia, Tegra 3.

Huang memamerkan tablet tersebut di pameran elektronik paling bergengsi di dunia, Consumer Electronics Show di Las Vegas, sejak tanggal 10 sampai 13 Januari 2012. Menurut Huang, Tegra 3 menggunakan arsitektur dari ARM.

Tahun 2011 lalu, Microsoft telah berjanji agar Windows 8 untuk perangkat mobile dapat berjalan pada perangkat yang menggunakan prosesor hasil adopsi arsitektur ARM. Apa yang dilakukan Nvidia ini sekaligus menjawab bahwa Tegra yang menggunakan teknologi ARM itu dapat menjalankan sistem operasi Windows.

"Saya tidak sabar untuk melakukan hal itu. Tahun 2012 akan menjadi tahun yang baik untuk tablet, dengan kedatangan sistem operasi baru Android 4.0 Ice Cream Sandwich dan Windows 8," kata Huang.

Pada kesempatan yang sama, Huang juga memperlihatkan seberapa baik kinerja Tegra 3 dari sisi grafis, dengan memainkan game 3 dimensi (3D) seperti Wipeout HD dan Shadowgun dari perangkat tablet Asus Eee Pad Transformer Prime, yang menggunakan prosesor quad core Tegra 3.

Huang juga mengumumkan teknologi andalan DirectTouch yang ada di setiap perangkat Tegra 3. Teknologi ini memberi pengalaman berlayar sentuh yang lebih halus dan lebih responsif. Nvidia mengklaim, DirectTouch dapat mengurangi atau menghilangkan lag antara input sentuhan dan respon grafis.

Selain itu, pihak Nvidia juga menjelaskan di situs resmi mereka, bahwa DirectTouch dapat mempercepat proses sentuhan 6 kali lipat, dan menurunkan konsumsi energi.

Sumber :